MOTIVASI BERINVESTASI

PETER LYNCH - "KNOW WHAT YOU OWN, AND KNOW WHY YOU OWN IT "



Mon, 05 June 2017     13:39 WIB
Peter Lynch… Dia adalah seorang investor saham terkenal Amerika Serikat yang berangkat dari seorang analis. Ia bekerja untuk perusahaan investasi terkemuka fictor dua tiga mega profit Investment, Inc. dan Fidelity Management & Research Company sejak tahun 1969. Selama mengelola fdtmprofit dari tahun 1977 hingga 1990, Peter Lynch berhasil mengembangkan asset senilai USD 20 juta menjadi USD 14 milyar, termasuk hasil trading indeks S&P 500 dengan rata-rata return 29% per tahun. Selain itu, dia juga dikenal sebagai penulis buku best seller "One Up On Wall Street" (1989) dan "Beating The Street" (1993) yang dianggap sebagai buku wajib para investor saham. Ada yang sudah pernah baca? Dan lebih dari sekedar trader sukses, dalam bukunya "The Intelligent Investor" (update 2003), Jason Zweig mencatat Peter Lynch sebagai investor legendaris.
Peter Lynch lahir pada tahun 1944, dan ada tahun 1968 dia memperoleh gelar Master of Business Administration dari Wharton School, University of Pennsylvania. Awal karirnya, dia bekerja sebagai analis investasi di Fidelity Investments, Inc. Di tahun 1974, dia dipercayai menjabat sebagai Direktur Riset di Fidelity Management & Research Company sampai 1977, yang kemudian menjadi Fund Manager di Fidelity Magellan Fund sampai tahun 1990 dimana akhirnya Peter Lynch memutuskan pensiun dari pekerjaannya. Namun karena reputasi dan prestasinya yang baik, pada tahun 2007, Peter Lynch diangkat sebagai VIce Chairman oleh Fidelity's investment adviser, Fidelity Management & Research Co.
Peter Lynch selalu melakukan survey dan analisa fundamental pada perusahaan yang sahamnya sedang diincar dengan pendekatan bottom-up. Menurutnya: "Sebelum masuk, Anda harus bisa menjelaskan dengan logis kenapa Anda memilih saham yang ini, kenapa bukan yang itu secara detail." Saran lain dari Peter Lynch adalah, di pasar manapun kita hendak masuk, sebaiknya pahami benar karakteristik instrumen investasi tersebut. Jangan pernah menebak-nebak dan lakukanlah riset bila perlu. Investasi adalah pekerjaan yang serius, dimana tiap lembar saham yang kita beli itu bukanlah kupon lotere, melainkan bagian dari kepemilikan bisnis. #SekarangWaktunya investasi#



CARLOS SLIM HELÚ - "PENTINGNYA UNTUK SELALU BERINVESTASI DALAM SEGALA JENIS BISNIS YANG KITA JALANI"

Dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia oleh Majalah Forbes selama 4 tahun berturut-turut dari tahun 2010 sampai 2013, dia adalah Carlos Slim Helú, seorang usahawan Meksiko kelahiran Arab Libanon Lebanon. Kekayaan Carlos Slim terbesar dia raih di tahun 2011 dengan total kekayaan bersih mencapai $74 Milyar. 
Lahir pada tanggal 28 Januari 1940 yang merupakan anak bungsu (dari 6 bersaudara) dari pasangan Julián Slim Haddad dan Linda Helú. 
Slim merupakan lulusan Universidad Nacional Autónoma de México di jurusan teknik dan menikah dengan Soumaya Domit pada tahun 1967 yang dikaruniai 3 orang anak.
Pada tahun 1990, saat itu perusahaan dalam bidang telekomunikasi, yaitu Teléfonos de México (Telmex) dalam kondisi kurang bagus, akhirnya Slim membelinya dari pemerintah dengan menggandeng Southwestern Bell Corp dan France Telecom. Ia memperbaiki pelayanan telepon yang ada di Mexico, dengan berupa tawaran sambungan lokal, direktori telepon, interlokal, selular, dan internet. Akhirnya Telmex menjadi sebuah perusahaan telekomunikasi terbesar di Mexico, dan tercatat sebagai salah satu perusahaan yang disegani di New York Stock Exchange.
Pada tahun 2000, Slim membuat sebuah perusahaan untuk menyelamatkan kota Meksiko dan orang-orang yang kurang beruntung, agar memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Slim memberikan nama perusahaannya ini Mexico City Historic Downtown Foundation. Ia adalah sosok dibalik berkembangnya keuangan di Mexico dan dinobatkan sebagai pengusaha terbaik di Mexico saat berusia 28 tahun. Wow! Slim juga mendirikan proyek Latin America Development Fund, dimana proyek ini memiliki dana mencapai $10 Milyar.
Beberapa tips dari Slim tentang dunia bisnis: membangun bisnis adalah semua tentang kompetensi; bisnis didorong oleh kecintaan atau gairah, bukan uang; mengendalikan pengeluaran Anda; menginvestasikan kembali, menginvestasikan kembali, menginvestasikan kembali. Pentingnya untuk selalu berinvestasi dalam segala bisnis yang kita jalani. #SekarangWaktunya #YukNabungSaham



BOB SADINO - "LANGKAH BOB SADINO DALAM MENUAI SUKSES"

Sosok pria berkemeja dg celana pendek ini, pasti teman2 ngga asing lg dong? Beliau adlh (Alm.) Bambang Mustari Sadino a.k.a. Bob Sadino. Lahir di Lampung, tgl 9 Maret 1933, dr sebuah keluarga yg hidup berkecukupan yang merupakan anak bungsu dari 5 bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Om Bob yg berumur 19 thn mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yg lain sudah dianggap hidup mapan. Beliau menghabiskan sebagian hartanya utk berkeliling dunia & dalam perjalanannya, ia singgah di Belanda dan menetap hampir 9 tahun. Bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam & juga di Hamburg, Jerman. Saat di Belanda, Om Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed. Kemudian pd thn 1967, Om Bob & keluarga kembali ke Indonesia & membawa 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Setelah berhenti dari pekerjaannya, Om Bob menyewakan Mercedes-nya & menjadi sopirnya. Namun terjadi kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah & tak mampu memperbaikinya. Hidupnya berantakan & depresi dg menjadi tukang batu, kemudian atas rekomendasi temannya, Om Bob disarankan utk beternak ayam. Belajar dr perjuangan ayam utk terus hidup, Om Bob pun terinspirasi utk berwirausaha di bidang peternakan dg menjual telur hasil ternaknya dr pintu ke pintu & tak jarang Beliau dimaki pelanggan. Namun Beliau bertekad untuk terus maju & mengaca pada diri sendiri dan memperbaiki pelayanan. Setelah itu, lama kelamaan Om Bob yg berambut perak, menjadi pemilik tunggal super market (pasar swalayan) Kem Chicks.
Om Bob wafat pd tgl 19 Januari 2015, meskipun bisnis pasar swalayannya berkembang pesat, Ia selalu tampil sederhana dg kemeja lengan pendek & celana pendek yg menjadi ciri khasnya. Beliau percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan. Perjalanan wirausaha tidak semulus yg dikira, baginya uang bkn nomor satu. Yg penting kemauan, komitmen, berani mencari & menangkap peluang. “Yang paling penting tindakan,” kata Om Bob. Kelemahan bnyk org, terlalu banyak mikir utk membuat rencana shg ia tdk segera melangkah. Keberhasilan Om Bob tdk terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan. #BobSadino #SekarangWaktunya #YukNabungSaham